REVIEW PUISI
Nama : Damara Salsabila
NPM : 50420328
Kelas : 1IA20
Tanggal : 14 Oktober 2020
REVIEW PUISI “TAPI” KARYA SUTARDJI CALZOUM BACHRL
TAPI
aku bawakan bunga padamu
tapi kau bilang masih
aku bawakan resah padamu
tapi kau bilang hanya
aku bawakan darahku padamu
tapi kau bilang cuma
aku bawakan mimpiku padamu
tapi kau bilang meski
aku bawakan dukaku padamu
tapi kau bilang tapi
aku bawakan mayatku padamu
tapi kau bilang hampir
aku bawakan arwahku padamu
tapi kau bilang kalau
tanpa apa aku datang padamu
wah!
Review puisi :
Judul puisi : “Tapi”
Nama pencipta : Sutardji Calzoum Bachrl
Tema
Puisi ini menggambarkan hubungan anatara seseorang dengan Tuhannya. Adanya pemisahan antara baris aku dan kau seolah menggambarkan perrcakapan antara dua orang yang tak akan pernah sejajar.
Maksudnya seperti seorang Hamba yang tidak mungkin membawa bunga pada Tuhannya seperti pada baris pertama puisi aku bawakan bunga padamu. Kata bunga, resah, darah, mimpi, arwah, mayat, dan duka merupakan makna konotasi karena seorang hamba tidak akan membawa hal-hal demikian saat menghadap dengan penciptanya, sedangkan kata bilang pada puisi merupakan makna konotasi dari firman karena Tuhan biasanya menggunakan kata “firman”.
Pesan moral
Pesan moral yang dapata diambil dari puisi ini adalah derajat manusia tidak ada apa-apanya dihadapan Tuhan. Oleh karena itu janganlah menyombongkan diri. Meminta dan memohon kepada-Nya karena tidak ada tempat lain untuk meminta selain kepada-Nya.
Link puisi : https://www.narakata.id/karya/puisi-tapi/
Komentar
Posting Komentar